Peran Ganda Asam Urat Sebagai Biomarker Mortalitas Pada Pasien Stroke Iskemik

Mail Imama Rasyada Imama Rasyada(1*)
Mail Bahtiar Mahdi Cahya Kusuma(2)


(1) Dokter Umum RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo, Indonesia
(2) Dokter Neurologi RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Stroke iskemik merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. Asam urat, produk akhir metabolisme purin, memiliki peran ganda yang kontroversial sebagai antioksidan neuroprotektif dan pro-oksidan yang dapat memperburuk hasil klinis. Tujuan: Penelitian ini menganalisis peran kadar asam urat sebagai biomarker mortalitas pada pasien stroke iskemik. Metode: Studi deskriptif-analitik potong lintang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan total 150 pasien stroke iskemik yang dikonfirmasi melalui computed tomography. Data usia, jenis kelamin, kadar asam urat serum, dan status mortalitas diekstrak dari rekam medis. Analisis meliputi statistik deskriptif, uji Mann–Whitney U untuk perbandingan bivariat, dan regresi logistik biner untuk analisis multivariat. Signifikansi statistik ditetapkan pada p<0,05. Hasil: Lima dari 150 subjek (3,3%) meninggal. Uji Mann–Whitney U menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada median asam urat serum antara pasien yang meninggal dan yang selamat (p=0,441). Regresi logistik menemukan bahwa baik asam urat serum maupun jenis kelamin tidak signifikan memprediksi mortalitas. Usia merupakan prediktor independen yang signifikan: setiap peningkatan usia satu tahun dikaitkan dengan penurunan peluang bertahan hidup. Simpulan: Kadar asam urat tidak terbukti sebagai prediktor signifikan terhadap mortalitas pasien stroke iskemik. Sebaliknya, usia lanjut ditemukan sebagai satu-satunya faktor independen yang berhubungan dengan penurunan peluang bertahan hidup.


Keywords


asam urat, stroke, iskemik

Full Text:

PDF

References


Arif, M., Puspa, E. W., Sahroni, M., Sandro, M., Afifah, N., & Putri, A. (2025). Optimalisasi Dini Penyakit Metabolik: Program Pemeriksaan Glukosa Darah, Kolesterol Dan Asam Urat. Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 445–452.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, K. K. R. I. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Mahendrakrisna, D., & Soedomo, A. C. G. T. (2020). Korelasi Kadar Asam Urat dalam Darah terhadap Luaran Klinis Stroke Iskemik Akut. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 38(1).

Mapoure, Y. N., Ayeah, C. M., Doualla, M. S., Ba, H., Ngahane, H. B. M., Mbahe, S., & Luma, H. N. (2017). Serum uric acid is associated with poor outcome in black Africans in the acute phase of stroke. Stroke Research and Treatment, 2017(1), 1935136.

Pamelasari, D., Azam, M., Fibriana, A. I., Rahadian, A., Saefurrohim, M. Z., & Aljunid, S. M. (2021). Stroke prevalence among isolated systolic hypertension subjects in Indonesia. Public and Global Health. https://doi.org/10.1101/2021.11.27.21265906

Sattar, M. F. A., Ali, W., Aldabea, M. L., & Sakah, S. H. (2024). PREVALENCE OF HYPERURICEMIA AND GOUT AND THEIR RELATIONSHIP TO CERTAIN RISK FACTORS: A SYSTEMATIC REVIEW. INDIAN JOURNAL OF APPLIED RESEARCH. https://doi.org/10.36106/ijar/5312074

Tinjauan Literature Review: Karakteristik Pasien Stroke Iskemik (Andi Auliyah Anugrah Rahman, Achmad Harun Muchsin, & Mochammad Erwin Rachman, Penerj.). (2025). The Indonesian Journal of General Medicine, 14(3), 119–141. https://doi.org/10.70070/7nwcxy45

Tong, X., Lyu, C., Guo, M., Gu, J., & Zhao, Y. (2024). Serum uric acid as a predictor of mortality in patients with stroke: Results from National Health and Nutrition Examination Survey 2007–2016. Frontiers in Neurology, 15. https://doi.org/10.3389/fneur.2024.1383300

Zhang, M., Wang, Y., Wang, K., Yin, R., Pan, X., & Ma, A. (2021). Association between uric acid and the prognosis of acute ischemic stroke: A systematic review and meta-analysis. Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases, 31(11), 3016–3023. https://doi.org/10.1016/j.numecd.2021.07.031




DOI: https://doi.org/10.36419/avicenna.v9i1.1743



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



Avicenna : Journal of Health is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.

Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127 | email : info@stikesmus.ac.id | web : www.stikesmus.ac.id

 

Lisensi Creative Commons 

Avicenna : Journal of Health is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional |