DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN IVA TEST DI LAPAS PEREMPUAN KLAS IIB YOGYAKARTA

Mail Dheska Arthyk Palifiana(1*)
Mail Sitti Khadijah(2)
Mail Tia Amestiasih(3)


(1) , Indonesia
(2) Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia
(3) Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) merupakan jenis kanker yang menyebabkan kematian ibu di Indonesia. Setiap 1 menit muncul 1 orang perempuan karena kanker serviks.Diperkirakan setiap hari muncul 40-45 kasus baru, 20-25 orang meninggal yang berarti setiap 1 jam diperkirakan 1 orang perempuan meninggal dunia karena kanker serviks.Masih tingginya insiden kanker serviks di Indonesia disebabkan karena kesadaran wanita yang sudah menikah atau sudah melakukan hubungan seksual dalam melakukan deteksi dini masih rendah yaitu kurang dari 5%.Salah satu cara untuk melakukandeteksi dini kanker serviks adalah dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA Test). Warga binaan perempuan di LPP Klas IIB Yogyakarta sebagian besar dalam kategori usi subur (20-45 tahun) dan belum pernah melakukan IVA Test
Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang IVA Test dan mendeteksi dini kanker leher rahim pada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIB Yogyakarta.
Metode:Responden terdiri dari 50 warga binaan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive samplingdengan kriteria usia subur (20-45 tahun), sudah pernah berhubungan seksual, tidak sedang menstruasi. Kegiatan dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama penyuluhan tentang IVA Test dan sesi kedua pemeriksaan IVA Test..
Hasil: Karakteristik responden sebagian besar kasus hukum yang dialami adalah narkotika (58%) dan lama hukuman ≤ 10 tahun (80%). Variable perilaku seksual untuk umur pertama berhubungan seksual sebagian besar >20 tahun (60%) dan pasangan seksual 1 orang (68%).Variable pencucian vagina (vaginal douching) sebagian besar melakukan pencucian vagina (98%) dan media pencucian vagina menggunakan sabun mandi (32%).Riwayat obstetric sebagian besar pernah melahirkan 2-4 kali (44%).Riwayat kanker dalam keluarga sebagian besar tidak mempunyai riwayat 84%). Hasil pemeriksaan Iva test sebagian besar negative (98%). Hasil inspeksi serviks sebagian besar erosi portio (42%).
Kesimpulan:Hasil deteksi dini kanker serviks dengan IVA Test di Lapas Perempuan Klas IIB Yogyakarta 80% negatif.

References


Adenkule. 2012. Cervical Intraepitelial Neoplasia (CIN) (Squamous Dysplasia). Intraepithelial Neoplasia.

Adrews, Gilly. 2019. Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Wanita (Women’s Sexual Health) Jakarta: EGC.

Andrijino. 2019. Kanker Serviks Edisi Kedua. Jakarta. Divisi Onkologi Departemen Obstetri Ginekologi FK UI.

Arif, Mansyoer. 2015. Kapita Selekta Kedokteran Edisi 3. Jakarta : Medica Aesculpalus FKUI.

Chairani R. 2018. Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Knaker Serviks pada Wanita di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi Kota Medan. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara

Desby Juanda. 2015. Pemeriksaan Metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) untuk Pencegahan Kanker Serviks. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, Volume 2, Nomor 2, April 2015.

Desen W. 2009. Onkologi Klinik. Guangzhou China : University of Medical Sciences Cancer Center.

Dharmayanti. 2013. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kanker Serviks di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Stikes Hangtuah Pekanbaru.

Doufekas K, Olaitan A. 2014. Clinical Epidemiology of Ephithelial Ovarian Cancer in The UK. International Journal of Womens Health.

Emilia, O. 2014. Faktor Resiko Terjadinya :Lesi Prakanker Serviks Melalui Deteksi dengan Metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Forum Ilmiah Volume 11 Nomor 2, Mei 2014. (diakses 08 Desember 2020).

Harahap NH. 2017. Faktor Risiko Kanker Ovarium di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad Provinsi Riau Pekanbaru.Stikes Payung Negeri Pekan Baru.

IARC. 2012. Estimated Cancer Incidence, Mortality, and prevalence worldwide in 2012. International Agency for Research on Cancer (diakses 08 Desember 2020).

Khinkova, Tanchev et all. 2010. The Role of Cytological Examination in Diagnosis of Precancer and Cancer of The Uterine Cervix.

Louie KS, et al. 2009. Early Age at First Sexual Intercouse and Early Pregnancy are Risk Factor for Cervical Cancer in Developing Countries. Br J Cancer.

Niken Savitri. 2018. HAM Perempuan. Bandung : PT Revika Aditama.

Nindra RD. 2017. Prevalensi dan Faktor yang Mempengaruhi Lesi Pra Kanker Serviks pada Wanita.J Endur.

Novita Nining. 2015. Pemeriksaan IVA Test Kerjasama PKBI Jawa Tengah di Lapas Kelas II Semarang Jawa Tengah.Unimus.

Psikologi Politik (online). 2010. http://psikologi-politik.blogspot.com (diakses 08 Desember 2020).

Rasjidi I. 2014.Manual Pra Kanker Serviks.Jakarta : Sagung Seto.

Sudaryono, Natangsa Surbakti. 2017. Hukum Pidana. Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sulistyawati. 2011. Asuhan Kebidanan pada Masa Kehamilan.Jakarta : Salemba Medika.




DOI: https://doi.org/10.36419/jki.v12i1.437

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Kebidanan Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.

Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127 | email : info@stikesmus.ac.id | web : www.stikesmus.ac.id

 

Lisensi Creative Commons 

Jurnal Kebidanan Indonesia : Journal of Indonesia Midwifery is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional |