ANALISIS PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP STATUS GIZI BALITA
Abstract
Tujuan : Mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita.
Metode : Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua balita usia 12 – 59 bulan di Posyandu Mandiri Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah responden sebanyak 47 balita. Alat pengumpulan data berupa angket yang berisi identitas anak, identitas orang tua, riwayat pemberian ASI dan BB balita. Analisa data menggunakan Chi-Square.
Hasil : Mayoritas balita diberikan ASI eksklusif, mayoritas balita dengan status gizi normal, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita, dengan nilai X2 hitung lebih besar dari X2tabel (12,545 > 5,991) dan nilai p sebesar 0,000
Simpulan : terdapat hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Andriani, R dkk. 2015. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Status Gizi Kurang Pada Balita Umur 1 – 5 Tahun. Jurnal Wiyata Vol 2. No 1 Tahun 2015
Dep Kes RI. 2013. Situasi dan Analisis ASI Ekslusif. Jakarta : Dep Kes RI
Gibney, Michael. Barry Margets dkk. Gizi Kesehatan Masyarakat.Jakarta: EGC. 2009
Kemenkes RI. 2017. Profil Kesehatan Kota Surakarta Tahun 2017. Kemenkes RI
Kurnia, Giri. 2013. Hubungan Pola Pemberian ASI Ekslusif dengan Status Gizi Balita Usia 6-24 Bulan di Kampung Kajanan Buleleng. Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 1 April 2013
Marmi. ASI Saja Mama. Berilah Aku ASI Karena Aku Bukan Anak Sapi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.
Nadyah. A.G, Dina R.P, M.Zen R, 2015. Hubungan Praktik Pemberian Air Susu Ibu (Asi) Dengan Status Gizi Bayi (Usia 0-6 Bulan) Di Wilayah Kerja Puskesmas Gayamsari Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). Volume 3, Nomor 3, April 2015 (ISSN: 2356-3346) http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm
Marimbi, Hanum. Tumbuh Kembang, Status Gizi dan Imunisasi Dasar Pada Balita.Yogyakarta: Nuha Medika, 2010.
Normayanti dan Nila S. 2013. Status Pemberian ASI Terhadap Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan. Palangkaraya. Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol. 9, No. 4, April 2013: 155-161
Nurdin, H. 2012. Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dengan Status Gizi Bayi Umur 6-12 Bulan Di Puskesmas Perawatan MKB Lompoe Kota Parepare Tahun 2012. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Studi Kebidanan Komunitas Depok Juli 2012
Prasetyono, D.S. 2012. Buku Pintar ASI Eksklusif. Yogyakarta : DIVA Press
Purba EA. (2017). Hubungan Antara Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi Bayi 6 – 12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara Manado. Jurnal FKM Unsrat
Riskesdas. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Kementrian Kesehatan
Saleh, L.A. (2011). Faktor-faktor yang Menghambat Praktik ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 0 – 6 bulan (Studi Kualitatif di Desa Tridana Mulya, Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara). http://eprints.undip.ac.id
Syatriani. S. (2011). Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Bayi di Kelurahan Bira Kota Makassar Tahun 2010. Jurnal Media Gizi Pangan, Vol. XI, Edisi 1, Januari – Juni 2011. Halaman 54 –58.
Widyastuti, Endang. 2009. Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi Bayi 6 – 12 Bulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2007. Tesis. Universitas Indonesia
Wismaningsih ER, Oktavina RI, Rully Andriani. (2016). Hubungan Penganekaragaman Pangan dan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Status Gizi Kurang pada Balita Umur 1 – 5 Tahun. Jurnal Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri.
Yuliarti, N. 2010. Keajaiban ASI, Makanan Terbaik Untuk Kesehatan, Kecerdasan dan Kelincahan Si Kecil. Yogyakarta : ANDI
DOI: https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.332
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Jurnal Kebidanan Indonesia : Journal of Indonesia Midwifery